transportasi

Februari 25, 2010 at 6:38 pm (transportasi) ()

1. pesawat

Super Mewah Pejabat Tinggi Negara

Fenomena gagalnya reformasi satu diantaranya disebabkan oleh perilaku politik dijajaran pemerintahan yang tidak peka atau sense of crisis ditengah rakyat hidup menderita dan banyak yang dibawah garis kemiskinan, mereka melakukan penyelewengan uang negara secara berlebihan yang bukan merupakan skala prioritas utama dalam pembangunan. Pemberian fasilitas yang berlebihan super mewah bukanlah jawaban untuk memberikan pelayanan dan peningkatan kinerja dari para pejabat kementrian, legislatif dsb.

Teori Myrdal dalam pemenuhan kesejahteraan pegawai misalnya, hanyalah faktor yang bersifat mendasar saja dimana korelasi antara ksejahteraan dan prestasi kerja terkait, namun bukan kemudian setelah terpenuhi minta tambah fasilitas secara berlebihan sehingga menimbulkan keuangan negara terancam.Pada kasus ini pentingnya standar barang yang diambil tidak perlulah mencapai yang tertinggi bahkan melewati budget yang dianggarkan sehingga menguras keuangan negara. Fenomena ini juga telah menjadi trend diberbagai daerah seringkali mengambil standar tertinggi harga barang dan melewati budget anggaran, bahkan biaya anggaran yang diada-adakan.

2. mobil

KENDARAAN KONSTAN,  HEMAT BBM

Anda mungkin sering melihat pengemudi yang kerap memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi, tentunya dengan alasan agar cepat sampai ke tempat tujuan.

Namun tahukah Anda bahwa kendaraan yang dipacu dalam kecepatan diatas rata- rata dapat menguras bahan bakar mobil lebih cepat dari seharusnya, belum lagi resiko kecelakaan yang harus ditanggung? Untuk mengatasi resiko boros bensin, tim
RODA memberikan beberapa tips yang mungkin bermanfaat bagi Anda.

Langkah pertama (ini yang cukup sulit, terutama bagi Anda yang memiliki jiwa pembalap) adalah menjaga supaya laju kendaraan tetap konstan. Setiap kali hendak pindah gigi, usahakan supaya kisaran RPM mobil berada pada angka
3000-4000 (untuk kendaraan bensin) dan 2500-3500 (untuk yang berbahan bakar solar). Dengan begitu, bensin/solar yang digunakan sebagai sumber daya tenaga utama untuk menjalankan kendaraan juga ’dibakar’ dengan jumlah konstan.

Untuk jalanan menanjak, kecepatan dan hal diatas yang terutama harus diperhatikan. Sementara untuk jalan menurun, pengereman/penggunaan rem juga harus konstan dalam menjaga laju kendaraan. Rem yang diinjak harus seimbang, dan jaga supaya RPM tidak melebihi batas yang ditentukan (salah satu caranya adalah dengan memindahkan persneling). Selain itu, mainkan gigi mobil Anda supaya kecepatan dan laju RPM konstan.

Langkah terakhir adalah dalam membuka kaca mobil. Sering kali dalam perjalanan jauh atau dekat (terutama bila mobil
tidak dilengkapi oleh peralatan pendingin), kita membuka jendela mobil supaya udara sejuk mengalir masuk. Namun jangan salah, seandainya harus dibuka, usahakan supaya jangan hanya satu melainkan kedua sisi (kiri dan kanan) jendela yang dibuka. Sebab seandainya Anda hanya membuka satu sisi saja, maka sirkulasi udara hanya akan berjalan satu arah
(masuk) dan dengan sendirinya akan menghambat kecepatan laju kendaraan. Otomatis, bahan bakar akan lebih banyak dikuras.

3. sepeda

Sepeda dan Mobil Listrik: Solusi Murah Penghematan BBM

Dengan meroketnya BBM semakin besar pula pengeluaran untuk perjalanan anda. Bayangkan, jika sehari anda bepergian 40 km pulang pergi, jika memakai mobil anda harus mengeluarkan 4 liter bensin atau Rp 24 ribu sehari. Sedang untuk motor Rp 6.000. Dalam setahun anda menghabiskan Rp 11 juta untuk Mobil (lihat tabel bawah) atau Rp 3,3 juta untuk motor.

Yang jadi solusi untuk perjalanan dalam kota adalah kendaraan listrik. Ada sepeda dan mobil listrik. Untuk sepeda anda cukup mengeluarkan Rp 100 untuk setiap 10 km. Jadi anda hanya mengeluarkan Rp 400 jika naik sepeda listrik setiap hari atau Rp 144 ribu dalam setahun. Untuk mobil anda mengeluarkan rp 100 untuk setiap 1 km. Anda hanya mengeluarkan Rp 4.000 setiap hari atau Rp 1,44 juta dalam setahun. Anda bisa menghemat Rp 8 juta lebih setahunnya!

Anda selain hemat biaya bensin juga hemat ongkos oli, SNTK dan juga SIM (karena sebagian sepeda listrik tidak perlu pakai itu). Padahal untuk STNK dan SIM saja sudah ratusan ribu rupiah kan? Aa Gym pakai sepeda listrik Betrix meski kontur Daarut Tauhiid di Geger Kalong agak turun naik.

Kecepatan untuk sepeda listrik bisa mencapai 40 km/jam. Sementara untuk mobil listrik yang murah (Marlip/Reva) sekitar 80 km dengan jangkauan sekitar 80 km. Kalau mobil listrik (Molis) yang mahal seperti Tesla bahkan sampai 201 km/jam. Untuk jangkauan, mobil listrik umumnya sekitar 80-120 km. Tapi yang sampai 640 km juga ada.

Tabel Perbandingan Biaya Operasional dalam setahun

Asumsi mobil dianggap 1 liter=10 km, motor=1:40, jarak 40 km, pakai Premium Rp 6.000/liter

Kendaraan Bensin Oli+Servis/Aki Listrik STNK+SIM Total/thn
Sepeda Motor 2,190,000 600,000 500,000 3,290,000
Sepeda Listrik 350,000 146,000 496,000
Mobil 8,760,000 1,200,000 1,200,000 11,160,000
Mobil Listrik 350,000 1,460,000 1,200,000 3,010,000

Bagaimana kalau mogok karena akinya habis? Lah kalau naik sepeda motor/mobil mogok atau kehabisan bensin kan lebih repot mendorongnya. Kalau sepeda listriknya ada genjotannya seperti di gambar, anda tinggal genjot. Jika kecepatan genjot anda 15 km/jam dan jarak kantor-rumah anda 15 km, dalam 1 jam sudah sampai! Pilih sepeda listrik yang ada genjotannya.

Mengenai harga untuk sepeda listrik antara Rp 2 juta – 6 juta. Ada pun mobil listrik antara Rp 60 juta sampai milyaran juga ada…:)

Lama waktu charge untuk molis Reva 2,5 jam (80%) dan 8 jam untuk 100% full.

Mengenai kekuatan kendaraan listrik, jangan diragukan lagi. Pernah naik KRL (Kereta Api Listrik) Jabotabek? Nah itu pakai listrik. Mampu menahan beban berat dengan kecepatan tinggi dan tanpa suara bising.

Saran saya ketimbang ribut mengenai ratusan trilyun rupiah, pemerintah lebih baik memberikan dana Rp 2 trilyun setahun bagi pengembang sepeda dan mobil listrik karena mereka terbukti berjasa menghemat BBM sehingga industri sepeda dan mobil listrik bisa lebih berkembang.

4. motor

Teknologi Baru untuk Mengurangi Polusi Kendaraan Bermotor

Suatu alat yang dinamakan plasmatron secara drastis dapat mengurangi asap yang berasal dari kendaraan bermotor. Alat tersebut telah diuji coba di Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan diharapkan dapat dibeli dengan harga murah serta sesuai (compatible ) dengan peralatan mesin kendaraan yang ada pada saat ini. Peneliti MIT mengatakan bahwa pertama kali plasmatron dipasang pada mesin mobil komersial kemudian diuji coba selama dua minggu. Para penemu alat tersebut mengatakan bahwa hasil uji coba memperlihatkan pengurangan polusi yang sangat besar terutama pengurangan Nitrogen Oksida (NO2) dari 2.700 ppm (parts per million ) tanpa plasmatron menjadi tinggal 20 ppm setelah menggunakan plasmatron

.

Daniel R.Cohn, Ketua Divisi Teknologi Plasma dari Plasma Science and Fusion Center (PSFC), mengatakan bahwa penemuan tersebut merupakan suatu era baru bagi pengurangan polusi kendaraan bermotor. Menurut Cohn : “Sukses perpaduan antara plasmatron dengan mesin mobil, membuat langkah selanjutnya untuk pengujian di jalan raya”. Menurut para peneliti, plasmatron bekerja seperti proses penyulingan minyak (oil refinery) yakni mengkonversikan berbagai bahan bakar kedalam gas yang kaya akan hidrogen berkualitas tinggi. Bahan bakar yang diinjeksikan kedalam plasmatron dibuka ke aliran listrik yang merubah bahan bakar dan udara disekitarnya kedalam plasma. Plasma mempercepat laju reaksi dan menghasilkan gas yang kaya akan hidrogen. Walaupun alat tersebut pada saat ini telah digunakan dalam aplikasi industri, namun yang digunakan di industri jauh lebih besar dibandingkan dengan versi MIT selain lebih boros energi dalam mengoperasikannya.

Dr.Cohn menegaskan bahwa merekalah yang pertama kali mengembangkan plasmatron dalam ukuran kecil dan dengan daya yang rendah, yakni lebih kecil dari satu kilowatt. Lebih lanjut Dr.Cohn menambahkan bahwa mereka pulalah yang pertama kali mengaplikasikan dengan menambahkan alat tersebut ke mesin mobil untuk mengurangi polusi kendaraan bermotor. Langkah selanjutnya adalah memasang plasmatron pada kendaraan sebenarnya yang beroperasi di lapangan. Nantinya para peneliti mengharapkan dapat menerapkan pemakaian plasmatron tersebut pada bus. Walaupun pengujian yang dilakukan pada saat ini menggunakan mesin dengan bahan bakar bensin, para peneliti mengatakan bahwa penemuan mereka berlaku juga bagi bahan bakar diesel dan biofuels. Para peneliti mempunyai lima patent yang berhubungan dengan plasmatron.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: